Berjuang Melawan Keterbatasan

Pesta olahraga difabel terbesar se-Asia yang diselenggarakan pada tanggal 6-13 October 2018 lalu di Jakarta telah usai. Namun, cerita kegigihan dan perjuangan atletnya masih menggema. Jatuh bangun kehidupan mereka menjadi sorotan dan inspirasi bagi penyandang disabilitas dan seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Bukti bahwa olahraga bisa merangkul siapa saja dalam kondisi apapun di dunia ini asal…

Memburu Manusia Kuat Asian Para Games 2018

Dua pekan lalu saya meluangkan waktu untuk melihat langsung jalannya latihan atlet difabel jelang Asian Para Games 2018. Kebetulan mereka menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) mulai dari bulan Januari hingga akhir September 2018 di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, tempat saya tinggal. Saya pikir kapan lagi ada kesempatan meliput mereka yang akan berjuang mengharumkan nama…

Festival Nasi Goreng Desa Wonopringgo yang Ngangeni

“Agustus pertengahan free nggak, mas?” bunyi pesan singkat dari teman saya, Bayu Taufani pada akhir Juli lalu. Pesan itu berlanjut dengan kepastian waktu penyelenggaraan Festival Nasi Goreng di Desa Wonopringgo yang terletak di Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah.  Jika tahun lalu Desa Wonopringgo membagikan 1000 piring nasi goreng, Bayu menambahkan bahwa tahun 2018 ini, nasi…

Pasar Papringan: Born to Make You Happy

Tidak semua orang mau mempertahankan suatu kenyamanan tinggal di daerah asalnya. Acapkali ketidakpuasan akan rutinitas lingkungan sering menghantui polah mereka. Anak desa merasa hidupnya begini begitu saja, tidak berkembang jika memutuskan untuk menetap di tanah kelahirannya yang dirasa terlalu sepi permukiman dan hiburan. Sebaliknya, ada anak kota merasa jenuh dan penat diperbudak oleh polusi suara…

Romansa Rumah Tua Parakan

Rasa-rasanya begitu mudah mengucapkan kalimat gombalan ketika sedang kasmaran. Rumah mewah ini kubangun demi kebahagiaanmu dan anak-anak. Halaman luasnya kelak akan menjadi saksi rasa sayangku padamu. Gombalan-gombalan yang mungkin diluapkan sebelum kecintaan terhadap suatu hunian menjadi hambar seiring berjalannya waktu. Memudar perlahan hingga kandasnya kebahagiaan pun tidak terelakkan lagi.

Kala Kereta Api Argo Lawu Menyebar Aroma Kopi Seduh

Stasiun Solo Balapan terlihat lenggang pagi itu. Matahari enggan menampakkan diri, awan kelabu sebagai gantinya. Namun aktivitas penumpang tetap berjalan seperti biasanya. Sebagian kerumunan penumpang sudah masuk ke dalam gerbong penumpang Prameks jurusan Solo-Yogya pukul 07.20 WIB, sedangkan sebagian masih menunggu datangnya Kereta Api Argo Lawu dengan jadwal keberangkatan pukul 08.00 WIB.