Postcards From Tanggamus

Ada pejalan yang sudah merasa puas setelah satu kali singgah di suatu tempat, sisa waktunya digunakan untuk mengunjungi tempat menarik lainnya. Ada juga pejalan yang tidak pernah merasa bosan dengan keindahan sebuah tempat, rela meluangkan waktu berulang kali untuk terus mengeksplore daerah tersebut seperti saya.

Provinsi Lampung yang terletak di ujung selatan Pulau Sumatera punya keindahan yang seolah tidak ada habisnya untuk dikuak. Jika bulan Agustus lalu saya telah dibuai oleh kemegahan Gunung Anak Krakatau, bulan ini giliran Teluk Semaka yang berhasil membuat saya terpesona.

pelabuhan Kota Agung
pelabuhan Kota Agung

Rangkaian Tour D’Semaka yang diselenggarakan mulai tanggal 31 October hingga 2 November 2014 berupaya mengali potensi wisata di Kabupaten Tanggamus. Indonesia perlu tahu bahwa Tanggamus yang beribu kota kabupaten Kota Agung tak hanya punya Teluk Kiluan yang sudah ngehits saja. Masih banyak wisata menarik di Tanggamus seperti Teluk Semaka, Gunung Tanggamus, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang memiliki tanaman endemik Rafflesia Arnorldi serta atraksi budaya khas pesisir seperti Khakot.

Pincak Khakot
peserta Pincak Khakot
Khakot Festival
Khakot Festival

Masing-masing punya cerita… Masing-masing menunggu waktu yang tepat agar konsentrasi wisatawan yang berkunjung ke Tanggamus terbagi, tidak lagi fokus ke satu tempat yang menjadi bulan-bulanan media saja.

"Hai" dari kaki Gunung Tanggamus
“Hai” dari kaki Gunung Tanggamus
air terjun Wai Lalaan 1
air terjun Wai Lalaan 1

Jangan sampai setelah tempat yang dianggap “surga” itu rusak dan kotor oleh sampah, kemudian ditinggalkan begitu saja, mencari “surga” baru untuk kembali dirusak…

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan
Rafflesia Arnoldi di TNBBS
Rafflesia Arnoldi

Ingatlah bahwa semua daerah punya potensi yang sama untuk menjadi tujuan wisata yang terkenal. Masing-masing punya sumber daya yang siap diolah. Mereka hanya menunggu perhatian dan waktu yang tepat untuk diperkenalkan.

to be continued…

Advertisements

41 Comments Add yours

  1. Kereeen… foto2nya ^^

    Like

    1. Jadi… orangnya nggak keren? *mewek di pojokan*

      Like

    2. Hahhaa..iya orangnya juga keren kok 😀

      *asal dibeliin otak2 warung sebelah 😀

      Like

  2. Dian Rustya says:

    Halum jalan-jalan teruuuuss *nyempil di ranselnya Halim*

    Like

    1. Anuuuhh ini semua demi segenggam kopi… 🙂

      Like

  3. Sirik aku lihat bunga bangkai itu, huaaaaa nyesel nggak mudik

    Like

    1. Iya kak jarang-jarang loh… kemarin pas kunjungan si bunga Rafflesia ( nama nggak disamarkan ) pas mekrok eh mekar dengan indah *sengaja bikin gondok* 😀

      Like

    2. Kamu beruntung banget kak

      Like

  4. mawi wijna says:

    saya tunggu cerita tentang Wai Lalaan

    Like

    1. Ditunggu ya bro 😉

      Like

    2. mawi wijna says:

      Sembari nunggu saya siap-siap nyusun budget buat bertualang ke Lampung, hehehe.

      Like

  5. buzzerbeezz says:

    Semaka.. Semangat Kakak…. :p

    Like

    1. *sodor semangka* 😀

      Like

  6. V Herry says:

    Sirik juga liat Rafflesianya. Kami aja hunting Rafflesia langsung ke Bengkulu malah belum beruntung. Huhuuuu

    Like

    1. Iya bang kemarin daku merasa beruntung banget dapat dua Rafflesia Arnoldi yang lagi mekar hehe

      Like

  7. noe says:

    Lampuung.. Tanah kelahiranku. Btw, love the way you shot the pic. Nice angle, dude!

    Like

    1. Aww makasih mbak Noe 😀
      Lampung masih membayangiku, sepertinya akan kembali ke sana lagi dalam waktu dekat #kode hehe

      Like

    2. noe says:

      Akhir bln ini yuk pahawang 😉

      Like

  8. ~ JEI says:

    Jalan menuju TNBBS itu bikin kaget,Mas…kayak dimana gitu 🙂

    Like

    1. Viewnya nggak kalah dengan luar negeri ya 🙂

      Like

  9. Semoga setelah dikenalin terus gak dirusak yah 🙂

    Like

    1. Setujuu… ngarep tumbuh kesadaran ttg sampah baik dari penduduk lokal maupun wisatawan yg akan berkunjung 🙂

      Like

  10. Khoirina says:

    Keren-keren…
    Ditunggu updaten selanjutnya 😀

    Like

    1. *meluncur tulis kisah selanjutnya* hehe

      Like

  11. yusmei says:

    Lim kapan2 temenin eksplore Lampuuung. Colek mas Danan juga..itu bunga bangkainya bikin mupeng 😀

    Like

    1. Kita nunggu om Danan mudik biar bisa main ke Natar city lanjut ke Wonosobo (nama kcamatan) en TNBBS 😀

      Like

  12. zack says:

    Suka dengan kutipan ini ‘Jangan sampai setelah tempat yang dianggap “surga” itu rusak dan kotor oleh sampah, kemudian ditinggalkan begitu saja, mencari “surga” baru untuk kembali dirusak…’

    Pergi bawa sampah, pulang pun deikian

    Like

    1. Yappp betul sekali kawan, pergi bawa sampah, pulang pun demikian 😀

      Like

  13. kamoe says:

    waahh, balik ke lampung lagii. seneng pemda udah mulai bikin acara buat promosi wisata. mudah-mudahan ada usaha untuk ngebenerin sarana transportasi juga

    Like

    1. lampung belum membuat saya bosan, jadi balik ke sana lagi…dan akan kembali ke sana lagi dalam waktu dekat hehehe

      Like

  14. nice pict, Halim… Diam-diam, kamu ituh yaaaaaa

    Like

    1. Diam-diam ganteng gitu ya tante? Awww makasihhh *ketjup* #ehh 😀 😛

      Like

  15. Fier says:

    jangankan Lampung, bahkan Sumatera yang luas itu saja belum pernah saya jejakki.

    salam kenal dari Jayapura

    Like

    1. Jayapura-nya di mana kawan? Lima tahun lalu saya pernah tinggal di Jayapura dekat dok 2 loh 🙂

      Salam kenal dari Solo juga

      Like

  16. bangkoplus says:

    eh, seumur2 tinggal di sumatra belum pernah nemu rafflesia mas 😀

    (isna/djangki)

    Like

    1. Waktu mekarnya Rafflesia Arnoldi memang nggak bisa diprediksi, mungkin keberuntungan tetap jadi faktor utama hehe

      Like

    2. bangkoplus says:

      ya mas, dulu pernah liat bunga bangkai mekar (yang bentuknya tinggi kaya payung terbalik), katanya cuma mekar seminggu dalam beberapa tahun sekali… beruntung banget tuh hehehe

      Like

  17. rintadita says:

    pernah ke Tanggamus tahun 2008 tapi itupun cuma ngecek tanah milik kantor yang luasnya 1000 hektar dari ujung ke ujung rasanyaaaa….
    Air terjun wai lalaan bagus dehh, sayang waktu itu belum tau 😦 semoga abis ini dikasih dinas ke tanggamus lagi hehehe *ngarep*

    Like

    1. 1000 hektar!!! Ini mo dibikin Taman Mini kah? Hehehe…
      Way Lalaan kece banget apalagi perjuangan menuju air terjun keduanya. Mesti coba Dit 😀

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s