Serunya Sambut Tahun Baru di AGRA Rooftop Bar

Bunyi terompet yang mulai bersahut-sahutan di depan rumah, nyala mercon yang berisik itu selalu menjadi alasan untuk menyalahkan kebahagiaan orang lain di penghujung tahun. Libur akhir tahun yang identik macet di mana-mana sering menjadikan saya sebagai salah satu yang pasrah duduk manis di dalam rumah dan menonton perhitungan mundur di layar televisi ketika halaman depan rumah dipadati kendaraan…

Kisah Kue Manis di Penghujung Tahun

Kue yang satu ini terbilang istimewa karena diproduksi dan diedarkan satu tahun sekali. Berbeda dengan jajanan peranakan seperti wajik, kueh ku, kue mangkok, dan lainnya yang sering dijumpai di pasar tradisional atau pusat kuliner di kawasan pecinan. Zaman dulu saja wedang ronde hanya disajikan ketika warga Tionghoa hendak menyambut perayaan musim dingin atau dikenal dengan Festival Dongzi (sembahyang…

Meraba Asa Generasi Baru Laweyan

Kampung Laweyan sudah terlalu diidentikkan sebagai salah satu kampung batik di Kota Solo. Jika ada rombongan wisatawan hendak berbelanja batik, pemandu wisata mereka selalu mengarahkan kendaraannya menuju kampung batik yang sudah diresmikan sejak 2004 tersebut. Sayang banyak yang beranggapan batik yang dijual di rumah-rumah batik di Laweyan sama dengan yang dipajang di Pasar Klewer dan Kauman….

Pencakar Langit yang Bikin Jatuh Cinta – ALILA Solo

Seperti apa sebenarnya rasa dari jatuh cinta itu? Terlalu sedikit yang datang dan banyak yang pergi membuat saya sering gagal paham dengan yang namanya jatuh cinta. Apakah dengan detak jantung yang berdegup kencang setiap kali melihatnya itu bisa disebut jatuh cinta? Jika tidak ada tanggapan akankah jadi cinta bertepuk sebelah tangan? “Turun di mananya Faroka, mas?” tanya mas…

Belajar dari Hilangnya Kepatihan Surakarta

Memahami permainan politik itu bisa dibilang susah-susah gampang. Ketika diberitakan pendukung kubu kiri berselisih dengan kubu kanan, pemimpin kubu kanan justru beraksi dengan merangkul pendukung kubu kiri. Sebaliknya, pemimpin kubu kiri disiarkan oleh media bahwa dia memaki kubu kanan. Tak ada yang berusaha membaca isi hati mereka sesungguhnya. Padahal, mereka hanya pemain sandiwara kelas teri. Sementara…

Harapan-Harapan Untuk Bamboo Biennale

Dug! “Aduhhh,” erang salah satu pengunjung yang kakinya tersandung bongkahan batu cukup besar. Halaman berumput, calon taman kota yang gagal itu belum punya kontur yang semulus lapangan sepak bola. Padahal event tahunan bikinan pemerintah kota berskala besar cukup sering diadakan di sana. Rintihan itu perlahan memudar. Tertelan suara riuh pengunjung lain yang memadati halaman sisi barat Benteng…