Belajar Batik Solo Bareng Komunitas Sinau Batik

Siapa yang tidak mengenal batik? Kota Solo atau Surakarta tempat saya tinggal termasuk daerah yang mewarisi batik khas pedalaman yang telah diajarkan secara turun-menurun sejak masa kerajaan. Tentu yang saya maksud  di sini adalah batik yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi, bukan kain printing bermotif batik yang dijual…

Tiga Klenteng Sarat Sejarah di Lasem

Jika berbicara tentang peradaban tinggi yang pernah terjadi di Lasem, tidak akan cukup menceritakannya dalam satu hari satu malam. Mulai dari bukti sebaran peninggalan zaman prasejarah, situs manusia purba di Plawangan, munculnya kerajaan Lasem disertai kisah bandar pelabuhan besar era Majapahit, disusul nama besar Bong Ang atau Sunan Bonang dan Bi Nang Un yang tercatat…

Stasiun Lasem yang Merana

Raut muka pemandu saya menunjukkan ekspresi kebingungan setelah saya menyinggung lokasi Stasiun Lasem dan letak pastinya makam Raden Mas Panji Margono di Desa Dorokandang. Mungkin dia berpikir saya adalah pejalan yang kurang kerjaan, bahkan mungkin disangka gila. Pejalan yang lain ingin menikmati deretan bangunan tua dan produksi batik tulis yang dibanggakan oleh Lasem, yang satu ini…

Terbuai Little India ala ÉPICE di Alila Solo

Jika dulu film-film India identik dengan adegan tari-tarian yang memperlihatkan lipatan perut si aktris berbusana kain sari warna-warni dan pohon yang enak buat dijadikan tiang putar, dewasa ini dunia perfilman India mulai menyajikan tontonan yang lebih segar dan mengena di pikiran. Hingga sekarang “Three Idiot” dan “2 States” masih menjadi film India favorit saya. Pemandangan…

Piknik Singkat Bareng “Trinity, The Nekad Traveler” Movie

Malam itu kerumunan anak-anak muda terlihat mengelilingi panggung yang ada di Grand Atrium Solo Paragon Mall di Kota Solo. Mereka bukan datang tanpa sebab, semua menanti kehadiran aktris dan aktor yang akan hadir di acara Gala Premiere “Trinity, The Nekad Traveler” yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB. Meskipun tidak banyak terdengar teriakan histeris setelah idola…

Jalur Spoor Tidak Aktif di Magelang

Untuk kali keempat saya kembali menyempatkan diri mengikuti acara Djeladjah Djaloer Spoor yang diadakan oleh Komunitas Kota Toea Magelang. Jika acara Djeladjah Djaloer Spoor sebelumnya selalu diselenggarakan pada bulan peringatan Hari Kereta Api yang jatuh setiap 28 September, tahun kelima justru mundur dari jadwal seharusnya. Minggu (15 Januari 2017) pagi itu, saya dan kawan-kawan jelajah yang lain…