Rumput Tetangga Lebih Hijau, kah?

Tahun lalu saya menyempatkan diri keliling beberapa negara di Asia Tenggara. Beberapa informasi harga atau jalur transportasi yang akan saya infokan mungkin sudah berubah saat ini, apa boleh buat karena tahun lalu blog ini belum lahir jadi saya belum bisa share.

Pertama kali membaca The Naked Traveler karya Trinity di situlah pertama kalinya merasa jiwa petualang saya diasah menjadi lebih tajam. Kata-kata ini bukan berlebihan, tapi sejak buku tersebut keluar di tahun 2007 saya mulai beranggapan bahwa ternyata traveling terutama ke luar negeri itu tidaklah sesulit yang dibayangkan. Setelah booming buku The Naked Traveler, seakan-akan Trinity menjadi mbah-nya para travel writer, sehingga di era itu banyak sekali bermunculan buku-buku yang menceritakan tentang asyiknya backpacker di luar negeri.

Mulai dari judul buku “The Naked Traveler” karya Trinity“Keliling Eropa 6 Bulan Hanya 1.000 Dolar!”-nya Marina Silvia K., atau “Travel City” nya kang Artson, lalu “Rp 2 Juta Keliling Thailand, Malaysia, & Singapura” karya Claudia Kaunang, “Rp 1 Juta Keliling Thailand dalam 10 Hari”-nya mas Ariyanto, kemudian “Rp 2 Jutaan Keliling Vietnam dalam 15 Hari” tulisan mas Sihmanto, ada juga “Rp 3 Jutaan Keliling India dalam 8 Hari” dari mbak Rini, dan banyak buku-buku bernada sama yang sukses membuat toko buku-toko buku di Indonesia harus membuat rak khusus dengan tema “Jalan-jalan”.

Angka fantastik yang dimuat di buku karya travel writer tersebut tidak bohong loh, asalkan betul-betul punya niat kuat untuk jalan-jalan murah ke luar negeri, bukan malah piknik ke luar negeri dengan tujuan shopping! Saya termasuk salah satu pembaca yang ikut menerapkan tips dan trik-trik yang mereka tuliskan. Semoga mendapat komisi dari penerbit setelah mempromosikan judul buku di atas. Hahaha, bercanda.

Oh iya, buku traveling terbitan beberapa penerbit itu hanya sebagai panduan saja, selebihnya calon pejalan harus pandai-pandai mengatur waktu, tempat, dan budget selama kunjungan berlangsung. Di artikel berikutnya saya akan bercerita sedikit pengalaman yang saya alami saat menginjak rumput tetangga yang kata orang sih lebih hijau. Apa betul? Saya pun ikut penasaran dengan rincian yang dijabarkan. Dan hasilnya seperti apa, saya share di postingan berikutnya saja yah. 😉

Saya tidak akan bercerita banyak tentang detil biaya yang dikeluarkan, kalau ingin tanya detil biaya di sana silakan beli buku yang saya rekomendasikan di atas di toko buku terdekat atau tanya saja mbah Google. 😀

Singapore : Sentosa Island – Universal Studio Singapore

Malaysia : PenangKuala Lumpur

Thailand : BangkokPhuket

Advertisements

One Comment Add yours

  1. Sonny Hendrawan Saputra says:

    Sip! Ditunggu seriesnya 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s