Meraba Asa Generasi Baru Laweyan

Kampung Laweyan sudah terlalu diidentikkan sebagai salah satu kampung batik di Kota Solo. Jika ada rombongan wisatawan hendak berbelanja batik, pemandu wisata mereka selalu mengarahkan kendaraannya menuju kampung batik yang sudah diresmikan sejak 2004 tersebut. Sayang banyak yang beranggapan batik yang dijual di rumah-rumah batik di Laweyan sama dengan yang dipajang di Pasar Klewer dan Kauman….

Pencakar Langit yang Bikin Jatuh Cinta – ALILA Solo

Seperti apa sebenarnya rasa dari jatuh cinta itu? Terlalu sedikit yang datang dan banyak yang pergi membuat saya sering gagal paham dengan yang namanya jatuh cinta. Apakah dengan detak jantung yang berdegup kencang setiap kali melihatnya itu bisa disebut jatuh cinta? Jika tidak ada tanggapan akankah jadi cinta bertepuk sebelah tangan? “Turun di mananya Faroka, mas?” tanya mas…

Postcards from Fabriek Fikr

Sejauh ini belum ada yang tahu dengan jelas mau dibawa ke mana nasib PG Colomadu, bekas sebuah pabrik gula yang didirikan oleh KGPAA Mangkunegara IV tahun 1861. Ada yang mengatakan kompleks tersebut akan dialihfungsikan sebagai gedung pertemuan berskala besar lengkap dengan perkantoran dan sejenisnya. Bahkan sering kali tersiar kabar tidak menyenangkan bahwa bangunan bersejarah tersebut akan diratakan….

Sakral dan Meriahnya Ruwat Bumi Gunung Tidar

Tidak pernah ada cerita yang sama di setiap perjalanan yang dilakukan oleh masing-masing individu. Tempat yang dikunjungi berulang kali pun selalu memberikan kesan yang berbeda dengan sebelumnya, tergantung kita menyadarinya atau tidak. Sama seperti kunjungan-kunjungan saya ke Gunung Tidar yang selalu meninggalkan kenangan yang berbeda satu sama lain.

Pamekasan Punya Cerita

Tahun 2015 lalu ketika saya menyeberang ke Pulau Madura untuk kali kedua, Pamekasan menjadi pemberhentian pertama sebelum melanjutkan perjalanan ke Sumenep. Kurang lebih tiga jam perjalanan yang harus ditempuh dari Terminal Bungurasih Surabaya menuju Terminal Pamekasan. Lalu ada apa di Pamekasan? Tidak menyempatkan diri untuk mencari tahu lebih dalam tentang obyek wisata di Pamekasan sehingga saya…

Terjebak Kesederhanaan Desa Ketetang

Anak-anak perempuan berbusana adat Madura terus mengembangkan senyumnya ketika lensa kamera diarahkan ke wajah mereka. Tersirat sedikit rasa lelah di wajah mereka. Namun mereka tetap terlihat luwes menarikan Tari Nyello Aeng di depan para juru potret. Maklum, acara penyambutan yang sedianya dilaksanakan dua jam sebelumnya terpaksa molor. Kendala cuaca dan lamanya waktu tempuh perjalanan rombongan trip…