Pantai (tidak biasa) Makassar

Selama ini sebagian orang mengartikan definisi pantai adalah suatu tempat di tepi laut yang berpasir entah itu pasir putih, pasir hitam ataupun bebatuan. Kalau beranggapan demikian, berarti salah besar. Pantai menurut definisi kamus Bahasa Indonesia mempunyai arti : (1) tepi laut; pesisir; (2) perbatasan daratan dengan laut atau massa air lainnya dan bagian yg dapat pengaruh dari air tersebut.
Tidak ada kata-kata BERPASIR kan? Saya juga orang yang baru paham arti kata pantai setelah melihat Pantai Losari di Makassar.

dimana pasir pantai?
dimana pasir pantai?

Pantai Losari merupakan salah satu kebanggaan masyarakat Makassar, bahkan di tahun 2009 sempat melihat baliho besar bertuliskan “Selamat Datang di Anjungan PANTAI LOSARI” saat dinas pariwisata lagi gencar-gencar nya membuat program Visit Makassar. Banyak siaran televisi yang menayangkan keindahan sunset Pantai Losari, saya pun mencoba membuktikannya saat berlibur di Makassar. Dan betul sekali kata mbak-mas presenter di televisi tersebut, bahwa matahari tenggelam di anjungan Pantai Losari terlihat sangat indah. Selain menunggu matahari terbenam, pengunjung disini bisa mengisi perutnya yang kosong dengan berbagai macam makanan pengganjal perut seperti pisang epe yang pernah saya bahas di Kuliner Makassar, jagung bakar, serta pelepas dahaga seperti es kelapa muda, ice cream yang banyak dijual di sepanjang jalan pantai. Biasanya pantai mulai terlihat penuh saat mulai pukul setengah enam sore dimana banyak terlihat orang tua maupun anak muda yang nongkrong dan duduk manis di semua tempat duduk anjungan Pantai Losari.

Pantai Losari
Pantai Losari
menjelang sunset Losari
menjelang sunset Losari
view sunset dari Losari
view sunset dari Losari

__________

Pantai Akkarena
Pantai Akkarena

Selain Pantai Losari, di Makassar masih bisa menikmati pantai yang sudah sedemikian rupa dirombak menjadi arena hiburan yang bernama Pantai Akkarena. Pantai ini terletak di kawasan Tanjung Bunga yang terletak sekitar 2 km dari Pantai Losari. Dengan harga tiket masuk yang cukup mahal ( 10 ribu rupiah ), kita hanya bisa menikmati pasir pantai yang kotor, dan arena permainan yang hanya diperuntukkan anak kecil saja. Pepohonan yang rimbun hanya terdapat di jalan masuk menuju pantai saja, selebih dari itu tidak ada pepohonan sama sekali di pinggir pantai, membuat seluruh badan berpeluh keringat selama menyusuri pantai di siang hari. Saya dengan tegas mengatakan pasir di pantai ini juga kotor sekali. Dengan sampah yang berserakan dimana-mana membuat pantai ini kurang enak untuk dinikmati. Hanya ada satu hal yang menarik perhatian saya saat mengunjungi tempat ini, yaitu tulisan LOVE yang terpasang di atas anjungan pantai. Disamping tulisan LOVE terdapat kursi dan meja terbuat dari kayu yang seolah-olah memang disediakan khusus untuk orang pacaran. 🙂

jalan menuju pantai Akkarena
jalan menuju pantai Akkarena
not in 'LOVE' with Pantai Akkarena
not in ‘LOVE’ with Pantai Akkarena

__________

pelabuhan penyebrangan
pelabuhan penyebrangan

Pasir pantai yang agak putih akhirnya saya temukan di pulau kecil bernama Pulau Khayangan, yang bisa ditempuh menggunakan kapal selama 15 menit dari pelabuhan penyeberangan di depan Fort RotterdamTiket masuk ke pulau beserta ongkos penyeberangan menggunakan kapal dikenakan tarif sebesar 30ribu rupiah. Setelah tiba di pulau, kita bisa snorkeling ataupun berenang di pantai. Tapi maaf, saya sangat tidak menyarankan untuk berenang di air laut apalagi snorkeling. Pulau ini hanya berjarak kurang lebih 1km saja dari kota Makassar, jadi dari pulau ini terlihat dengan jelas gedung-gedung yang ada di kota Makassar, bahkan bisa melihat dengan jelas juga aktifitas pelabuhan cargo ataupun pelabuhan penumpang setiap saatnya. Saat menyusuri pinggir pantai banyak terlihat sampah-sampah hasil buangan dari pondok sewaan/resort yang ada di pulau maupun sampah rumah tangga yang secara tidak sengaja  ataupun sengaja terlempar ke pulau. Jadi masih mau mencoba berenang di air laut yang sangat dekat dengan perkotaan ini?

pelabuhan menuju Pulau Khayangan
pelabuhan menuju Pulau Khayangan
pantai Pulau Khayangan
pantai Pulau Khayangan
Pulau Khayangan
Pulau Khayangan

Note: Kejujuran itu sangatlah mahal, dengan perkataan jujur ini semoga pihak yang bersangkutan DILARANG tersinggung 😀

Advertisements

6 Comments Add yours

  1. Frenky Man says:

    Bulan Maret 2013 ini ane bakal solo backpacker kesana, review nya sangat berguna =D

    http://www.thedreamerblog.com

    Like

    1. Wahh sipp banget… semoga bermanfaat. 🙂

      Like

    2. Kalo bisa tawar harga boat coba ke Pulau Samalona…kata beberapa orang pasirnya lebih bersih dan masih sepi turis lokal 🙂

      Like

    3. Frenky Man says:

      Wah gw udah susun itin dan sepertinya ga berminat ke sana berhubung harga sewa kapal nya cukup wah kecuali bs nebeng rombongan lain haha, gw mau ke Malino, Toraja, Bira dan Tempat Wisata di kota Makassar aja sepertinya 🙂

      http://www.thedreamerblog.com

      Like

    4. Mantapp…aku baru akan ke Makassar lagi bulan July…
      Enjoy your solo travelling, kawan 🙂

      Like

  2. Terima kasih, info ini sangat bermanfaat bagi saya….

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s